Rencana Khusus: Industri plastik diversifikasi sumber bahan baku guna penuhi kebutuhan

54834c3b ded4 4b12 babb 3f6c63188306 0

Industri Plastik Berupaya Mengembangkan Berbagai Alternatif Bahan Baku

Jakarta – Untuk menghadapi tantangan global, Asosiasi Industri Olefin Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas) sedang mengambil langkah strategis dengan memperluas sumber bahan baku plastik. Langkah ini bertujuan memastikan kelangsungan produksi meski pasokan internasional mengalami gangguan.

Pemantauan Pasar dan Ketergantungan pada Impor

Sekretaris Jenderal Inaplas, Fajar Budiono, menjelaskan bahwa para pengusaha terus menganalisis dinamika pasar, terutama terkait ketersediaan bahan baku utama. Menurutnya, struktur pasokan sektor plastik yang masih dominan mengandalkan impor memperbesar risiko ketidakstabilan akibat perubahan eksternal.

“Kebutuhan bahan baku naphtha mencapai 3 juta ton per tahun, sepenuhnya diimpor. Sementara bahan plastik seperti PE, PP, PET, PS, PVC, dan lainnya membutuhkan sekitar 8 juta ton, dengan separuhnya berasal dari luar negeri,” tuturnya.

Fajar menegaskan bahwa gangguan distribusi bahan baku, meski kecil, bisa langsung memengaruhi proses produksi. Diversifikasi sumber bahan baku menjadi solusi untuk mengurangi risiko ini.

Kebijakan Tarif dan Prioritas Energi

Dalam upaya mengoptimalkan keberlanjutan, pelaku industri mulai mengeksplorasi bahan alternatif. Fajar menyoroti potensi penggunaan LPG sebagai bahan baku yang memiliki tarif impor nol, serta keandalan pasokan gas.

“Nol persen bea masuk untuk LPG sebagai bahan baku alternatif, dan pasokan gas terus didorong,” ujarnya.

Langkah diversifikasi dinilai penting untuk menjaga ketersediaan pasokan dalam kondisi global yang semakin tidak pasti. Fajar juga menekankan bahwa ketersediaan energi lebih mendesak dibandingkan penyesuaian kebijakan fiskal.

Ketidakpastian Global Memicu Kebutuhan Pasokan Lebih Ketat

Di sisi lain, situasi politik dan ekonomi internasional yang fluktuatif mendorong berbagai negara memperketat pengamanan pasokan bahan baku. Lonjakan permintaan di beberapa wilayah menjadi indikator pertumbuhan kekhawatiran terhadap kelangkaan bahan baku di pasar global.