Strategi Penting: Lebaran Betawi 2026 digelar di Lapangan Banteng Jakpus 10-12 April
Lebaran Betawi 2026 Digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat
Perayaan Budaya Tahunan Menjadi Ajang Silaturahmi
Jakarta – Riano P. Ahmad, Ketua Umum Badan Musyawarah Betawi, mengajak warga Jakarta dan tamu undangan untuk ikut serta dalam acara Lebaran Betawi 2026 yang akan berlangsung 10–12 April 2026 di Lapangan Banteng. Menurutnya, festival ini adalah tradisi tahunan yang diselenggarakan oleh Pemprov DKI Jakarta bersama Badan Musyawarah Betawi dan Majelis Kaum Betawi, dengan tujuan mempertahankan adat istiadat serta mempererat hubungan antar komunitas.
“Alhamdulillah, ini adalah penyelenggaraan ke-18. Kami mengundang Abang dan Mpok serta seluruh masyarakat untuk meramaikan acara ini,” kata Riano, anggota DPRD DKI, pada hari Minggu.
Lapangan Banteng dipilih sebagai tempat karena memiliki nilai sejarah yang penting serta menjadi ikon ruang publik di Ibu Kota. Acara dimulai Jumat (10/4) dengan doa bersama pukul 18.30 WIB, disusul pengajian dan tausiah. Sabtu (11/4) akan menampilkan atraksi kesenian tradisional seperti ondel-ondel, pertunjukan silat, dan lenong Betawi hingga tengah malam. Pada hari Minggu (12/4), kegiatan meliputi senam pagi, karnaval budaya, prosesi hantaran, dan sajian kuliner khas Betawi.
Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menegaskan bahwa Lebaran Betawi adalah bagian dari tradisi kebudayaan Betawi sebagai tuan rumah Jakarta. “Lebaran Betawi bukan sekadar perayaan, tetapi momen untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, dan melestarikan nilai-nilai budaya Betawi sebagai identitas kota ini,” ujarnya, Jumat (4/4).
“Tradisi ini menjaga ikatan kekeluargaan, persaudaraan, dan persatuan kaum Betawi. Salah satu tugas kami adalah menjaga marwah tersebut,” tambah Fauzi Bowo, Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi.
Lebaran Betawi 2026 mengusung tema yang menekankan penguatan persatuan dalam merawat tradisi menuju Jakarta sebagai kota global. Acara ini juga mencakup pasar UMKM lokal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Panitia memproyeksikan sekitar 20.000 pengunjung, termasuk wisatawan internasional, yang akan menghadiri rangkaian kegiatan ini.
