Solusi untuk: HPI Kalbar dan GoPay hadirkan QRIS untuk tip Pramuwisata

WhatsApp Image 2026 04 04 at 21.21.28

HPI Kalbar dan GoPay Sosialisasikan QRIS untuk Transaksi Tip Pramuwisata

Transaksi Digital Dipercaya sebagai Alat Modernisasi Pariwisata

Pontianak – Sejumlah pengusaha pariwisata di Kalimantan Barat, termasuk pramuwisata, kini bisa menerima pembayaran jasa melalui QRIS berkat kerja sama dengan GoPay. Inisiatif ini bertujuan mendorong transformasi digital di bidang pariwisata, terutama dalam hal pemberian tip kepada pemandu wisata. Menurut Haryanto Tanjo, kepala GoPay Merchants, fitur QRIS dari aplikasi GoPay Merchant memungkinkan wisatawan memberikan uang jasa secara non-tunai. “Kolaborasi ini sejalan dengan tren penggunaan pembayaran digital yang meningkat di Kalimantan Barat,” katanya pada Minggu di Pontianak.

Komitmen GoPay Membuka Akses Keuangan untuk Pekerja Informal

Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya GoPay meningkatkan inklusi keuangan, terutama bagi tenaga kerja sektor informal seperti pramuwisata. Haryanto menegaskan bahwa akses layanan keuangan harus merata, termasuk bagi pramuwisata. “Dengan QRIS, mereka bisa lebih mudah menerima tip, sehingga merasakan manfaat langsung dari ekosistem pembayaran digital yang inklusif,” tambahnya.

“Sebelumnya, pembayaran tip sering kali memakan waktu hingga 24 jam dengan proses pencairan yang rumit. Bagi kami yang melayani turis asing, seperti dari Malaysia, ini menjadi hambatan. Sekarang, cukup memindai QRIS, uang langsung masuk ke rekening,” ujar Fahroolyadi, Ketua DPD HPI Kalimantan Barat.

Kenaikan Penggunaan QRIS di Kalimantan Barat

Penggunaan QRIS di Kalimantan Barat terus mengalami peningkatan, tidak hanya di ritel dan UMKM, tetapi juga merambah sektor pariwisata. Faktor ini didukung oleh pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai 5,59 persen secara tahunan (year on year) pada triwulan II 2025. Selain itu, masyarakat dan wisatawan semakin memilih transaksi non-tunai sebagai metode utama.

Kelebihan Aplikasi GoPay Merchant untuk Pramuwisata

Adopsi QRIS tidak hanya memudahkan penerimaan pembayaran, tapi juga membantu pramuwisata mengatur pendapatan secara lebih terorganisir. Proses pendaftaran yang sederhana diduga menjadi salah satu alasan tingginya animo penggunaan teknologi tersebut. Budi Hartono, seorang pramuwisata di Pontianak, mengatakan bahwa fitur ini menghilangkan ketergantungan pada uang tunai. “QRIS mempercepat transaksi dan memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi wisatawan,” katanya.

Harapan untuk Pariwisata Digital

Dengan kolaborasi ini, GoPay dan HPI Kalbar berharap mendorong percepatan digitalisasi pariwisata serta mewujudkan ekosistem yang lebih modern dan inklusif. Tren penggunaan QRIS dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan pengunjung di sektor wisata.