Pengumuman Resmi: Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

95387 rudal balistik turki antara

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

Kelompok Houthi kini secara resmi terlibat dalam konflik antara Iran dan Israel, dengan mengirimkan rudal balistik ke wilayah Israel. Serangan ini dianggap sebagai bagian dari perang yang lebih luas, yang melibatkan juga Amerika Serikat (AS).

Perwakilan resmi Houthi mengumumkan tindakan tersebut pada Sabtu (28/3/2026) dan menegaskan bahwa operasi akan terus berjalan hingga tujuan dicapai.

Peluncuran Rudal Menjadi Tanda Keterlibatan Baru

Keterlibatan kelompok Houthi di Yaman dalam perang ini disinyalir sejak hari sebelumnya. Pada Jumat (27/3/2026), juru bicara militer mereka, Yahya Saree, menyebutkan bahwa target serangan melibatkan lokasi militer di bagian selatan Israel.

“Serangan akan terus berlangsung hingga tujuan yang dinyatakan tercapai, seperti yang dijelaskan dalam pernyataan sebelumnya oleh angkatan bersenjata, serta hingga agresi terhadap semua front perlawanan berhenti,” kata Saree, dilansir dari Al Jazeera.

Dalam beberapa jam berikutnya, sirene peringatan serangan udara berbunyi di berbagai daerah, termasuk Beer Sheba dan area dekat pusat penelitian nuklir Israel. Suara sirene terdengar berulang kali dari Jumat malam hingga Sabtu pagi.

Sementara itu, militer Israel mengklaim berhasil menangkap satu rudal sebelum mencapai sasaran. Ini menunjukkan upaya pihaknya untuk memutus serangan dari Houthi.

Riwayat Serangan Terhadap Jalur Perdagangan Global

Kelompok Houthi telah lama dikenal sebagai ancaman terhadap jalur perdagangan internasional. Sejak akhir 2023, mereka menargetkan lebih dari 100 kapal dagang vital di Laut Merah, menunjukkan kemampuan militer yang semakin meningkat.

Wilayah tersebut merupakan jalur penting pengangkutan barang bernilai sekitar satu triliun dolar AS per tahun. Serangan-serangan ini dilakukan melalui rudal dan drone, mengganggu stabilitas wilayah tersebut.

Houthi memegang kendali atas ibu kota Sana’a sejak 2014. Meski tidak terlibat langsung dalam perang antara Iran dan Israel sebelumnya, mereka tetap aktif dalam menyerang jalur perdagangan global.

Konteks Serangan dan Respons Iran

Situasi ini terjadi bersamaan dengan serangan-serangan yang diluncurkan oleh Iran dan kelompok Hezbollah ke wilayah Israel sepanjang malam. Dua kapal milik Pertamina dijadwalkan keluar Selat Hormuz sebagai respons positif dari Iran terhadap aksi Houthi.