Pengumuman Resmi: Tak Ada yang Selamat, 6 Awak Pesawat Militer AS yang Jatuh di Irak Tewas

personel angkatan udara as bersiap di dekat pesawat militer kc 135 stratotanker di pangkalan udara al udeid qatar 1773455535630 169

Tak Ada yang Selamat, 6 Awak Pesawat Militer AS yang Jatuh di Irak Tewas

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan bahwa tidak ada penumpang yang berhasil selamat saat pesawat militer Amerika Serikat (AS) jatuh di wilayah Irak akhir pekan ini. Keseluruhan enam awak yang ada di dalam pesawat, jenis KC-135, dikonfirmasi tewas dalam kecelakaan yang disebut sebagai serangan Iran. Insiden tersebut terjadi pada Kamis (12/3) waktu setempat, saat pesawat sedang mendukung Operasi Epic Fury, operasi militer bersama Israel yang berlangsung sejak 28 Februari lalu.

Klaim Bukan Ditembak Iran

Menurut pernyataan terbaru CENTCOM, pesawat KC-135 yang jatuh di Irak bagian barat diduga tidak disebabkan oleh tembakan musuh atau tembakan satuan teman. “Jatuhnya pesawat tersebut bukan karena serangan atau tembakan dari pihak lawan, maupun tembakan sekutu,” ujar CENTCOM dalam konfirmasi terbaru, seperti dilaporkan Anadolu Agency pada Sabtu (14/3/2026).

“Perang adalah kekacauan, dan seperti yang kita lihat kemarin melalui kecelakaan tragis pesawat tanker KC-135 kita, hal-hal buruk dapat terjadi,” ungkap Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dalam konferensi pers bersama Jenderal Dan Caine, Kepala Staf Gabungan AS.

Sebelumnya, CENTCOM menyatakan bahwa pesawat pengisian bahan bakar tersebut mengalami insiden saat beroperasi di wilayah udara Irak, yang dikenal sebagai “wilayah udara sekutu”. Meski demikian, penyebab kecelakaan masih dalam investigasi. Sementara itu, satu pesawat lainnya yang terlibat dalam operasi berhasil mendarat tanpa korban.

Dengan kejadian ini, jumlah personel militer AS yang gugur sejak Operasi Epic Fury dimulai pada akhir Februari bertambah menjadi sedikitnya 13. Identitas keenam awak yang tewas masih dirahasiakan hingga 24 jam setelah keluarga para korban diberitahu.