AMP
eksplorasiindonesia.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Persijap Jepara Terpuruk di Dasar Klasemen, Juan Cortes Kembali Jadi Pelatih usai 6 Kekalahan Beruntun!

Published · Updated · By Sholeh Hidayat - eksplorasiindonesia.com

Foto : Sholeh Hidayat - eksplorasiindonesia.com

Persijap Jepara Terpuruk di Dasar, Juan Cortes Kembali Melatih

Eksplorasiindonesia.com – Persijap Jepara Terpuruk di Dasar klasemen Super League 2026-2027 setelah belum mengumpulkan poin dari enam pertandingan awal. Di tengah tekanan akibat enam kekalahan beruntun, manajemen Laskar Kalinyamat memutuskan mengembalikan Juan Cortes sebagai pelatih kepala.

Keputusan tersebut diumumkan Persijap pada Rabu malam, 21 Oktober 2026. Sebelum kembali menangani tim di lapangan, Juan Cortes menjabat sebagai direktur teknik. Kini, ia mendapat tanggung jawab untuk memimpin persiapan skuad dan membenahi performa Persijap dalam kompetisi yang masih panjang.

Persijap berada di peringkat ke-18 atau posisi terbawah klasemen sementara. Enam laga yang telah dilalui seluruhnya berakhir dengan kekalahan, membuat klub asal Jepara itu belum mendapatkan kemenangan maupun hasil imbang pada awal musim.

Kekalahan dari Dewa United Menjadi Hasil Terbaru

Hasil negatif terbaru terjadi saat Persijap menghadapi Dewa United Banten FC. Dalam pertandingan yang berlangsung di Banten International Stadium, Serang, pada Selasa malam, 20 Oktober 2026, Persijap kalah dengan skor 0-2.

Kekalahan tersebut menjadi kekalahan keenam secara berturut-turut bagi Persijap sejak Super League 2026-2027 dimulai. Situasi ini membuat kebutuhan akan respons cepat semakin besar, baik untuk memperbaiki posisi tim maupun mengembalikan keyakinan para pemain.

Persijap Jepara Terpuruk di Dasar klasemen bukan semata persoalan angka. Rentetan hasil tanpa poin juga menjadi tantangan bagi tim untuk menjaga fokus, kekompakan, serta kesiapan menghadapi pertandingan berikutnya. Setiap laga setelah ini memiliki nilai penting untuk menghentikan tren negatif tersebut.

Perjalanan Pergantian Pelatih Persijap

Awal musim Persijap memang diwarnai perubahan dalam jajaran kepelatihan. Klub sebelumnya mengakhiri kerja sama dengan Mario Lemos. Setelah itu, Antonio Claudio sempat dipercaya menjalankan tugas sebagai pelatih sementara sebelum manajemen menunjuk Juan Cortes kembali sebagai pelatih kepala.

Penunjukan Cortes dipandang sebagai upaya menjaga kesinambungan di dalam tim. Dengan perannya sebelumnya sebagai direktur teknik, ia sudah memahami kondisi pemain, perkembangan skuad, dinamika internal, serta kebutuhan Persijap dalam menghadapi persaingan musim ini.

Manajemen tidak memilih langkah perombakan menyeluruh. Kembalinya Cortes ke area teknis diharapkan dapat menjaga arah kerja yang telah berjalan sekaligus memberikan dorongan baru bagi tim untuk menghadapi situasi sulit.

“Kembalinya Juan Cortes ke posisi pelatih kepala menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan perjalanan Persijap di tengah kompetisi yang masih panjang. Dengan pemahamannya terhadap karakter pemain, dinamika internal, serta perkembangan tim, Juan diharapkan mampu menjaga soliditas skuad dan memastikan seluruh elemen tim tetap fokus menghadapi pertandingan demi pertandingan,” demikian keterangan resmi manajemen Persijap.

Juan Cortes Diharapkan Membawa Stabilitas

Tantangan yang dihadapi Juan Cortes tentu tidak ringan. Persijap membutuhkan hasil positif sesegera mungkin setelah enam pertandingan tanpa poin. Selain memburu kemenangan perdana, tim juga harus memperkuat kepercayaan diri agar tekanan dari posisi juru kunci tidak terus memengaruhi penampilan di lapangan.

Pengalaman Cortes bersama internal klub menjadi salah satu modal utama. Ia tidak memulai tugasnya dari nol karena sudah mengenal karakter skuad dan proses yang dijalankan Persijap. Kondisi ini diharapkan membantu transisi dari perannya sebagai direktur teknik menuju pelatih kepala.

Persijap Jepara Terpuruk di Dasar klasemen sementara, tetapi musim masih menyisakan banyak pertandingan. Kesempatan untuk memperbaiki posisi tetap terbuka apabila Laskar Kalinyamat mampu menghentikan rentetan kekalahan dan mulai mengumpulkan poin secara bertahap.

Soliditas akan menjadi fokus penting bagi seluruh unsur klub. Pemain, staf pelatih, manajemen, dan suporter diharapkan tetap berjalan dalam arah yang sama. Dalam periode sulit, kemampuan menjaga komunikasi dan konsentrasi dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya menjadi kebutuhan utama.

FAQ Persijap Jepara dan Juan Cortes

Siapa pelatih kepala Persijap Jepara saat ini? Juan Cortes kembali ditunjuk sebagai pelatih kepala Persijap setelah sebelumnya menjalankan peran sebagai direktur teknik.

Berapa kekalahan beruntun yang dialami Persijap? Persijap mencatat enam kekalahan beruntun pada awal Super League 2026-2027 dan belum meraih poin.

Bagaimana hasil pertandingan terakhir Persijap? Persijap kalah 0-2 dari Dewa United Banten FC di Banten International Stadium, Serang, pada 20 Oktober 2026.

Mengapa Juan Cortes kembali menangani tim? Manajemen berharap pemahaman Cortes mengenai pemain dan kondisi internal klub dapat menjaga kesinambungan serta membantu tim keluar dari masa sulit.

Dengan Juan Cortes kembali memimpin, Persijap kini berupaya mengubah momentum. Target terdekatnya adalah menghentikan enam kekalahan beruntun, memburu poin perdana, dan perlahan meninggalkan posisi dasar klasemen Super League 2026-2027.

Related Reading