AMP
eksplorasiindonesia.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Shauna Kathlee Pecahkan Rekor Dunia Renang Master di Jakarta

Published · Updated · By Elizabeth Martinez - eksplorasiindonesia.com

Foto : Elizabeth Martinez - eksplorasiindonesia.com

Shauna Kathlee Lampaui Catatan Dunia Renang Master di GBK Jakarta

Eksplorasiindonesia.com – Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta, menjadi lokasi lahirnya sebuah pencapaian penting dalam renang master. Krkalo Shauna Kathlee, perenang asal Hong Kong yang membela URPA ITB Masters, mencatat waktu 32,20 detik pada nomor 50 meter gaya dada putri kelompok usia 45-49 tahun dalam 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026, Sabtu (17/10/2026).

Waktu tersebut melewati catatan dunia sebelumnya milik Katie Glenn dari Amerika Serikat. Rekor terdahulu tercipta pada 18 November 2023 dengan waktu 32,59 detik. Dengan hasil di Jakarta, Shauna memangkas rekor tersebut 0,39 detik pada perlombaan kolam pendek sepanjang 25 meter.

Penampilannya mengantarkan Shauna meraih medali emas, sekaligus membuka peluang tercatatnya rekor dunia baru pada nomor spesialisnya. Namun, catatan 32,20 detik itu masih menanti prosedur pengesahan dari World Aquatics sebelum dapat dinyatakan sebagai rekor dunia resmi.

Hasil Bersejarah yang Bukan Catatan Pribadi Terbaik

Meski baru saja melampaui standar dunia di kategorinya, Shauna menyampaikan bahwa waktu yang dibukukannya di Jakarta belum menjadi pencapaian tercepat sepanjang perjalanan renangnya. Ia tetap menikmati hasil tersebut, terutama karena tampil di fasilitas yang dinilainya sangat mendukung perlombaan.

“Sebenarnya catatan waktu renang itu bukan personal best time saya walaupun mendekati, tetapi saya tetap senang dengan hasilnya. Kolam stadion akuatik juga sangat luar biasa,” ujar Shauna dalam keterangannya.

Pernyataan itu menunjukkan ketatnya standar yang ia pasang untuk dirinya sendiri. Dalam nomor sprint seperti 50 meter gaya dada, selisih sepersekian detik dapat menentukan posisi finis maupun status sebuah rekor. Karena itu, keunggulan 0,39 detik atas rekor lama menjadi pencapaian yang signifikan.

Nomor 50 meter gaya dada mengandalkan start yang kuat, teknik tarikan yang efisien, ritme tendangan, serta ketepatan menyentuh dinding finis. Pada lomba kolam 25 meter, perenang juga harus mengelola fase start dan satu-satunya putaran dengan efektif. Catatan Shauna di GBK memperlihatkan performa yang mampu menjaga kecepatan hingga akhir lintasan.

Masih Menunggu Verifikasi World Aquatics

Prestasi di arena pertandingan belum langsung memperoleh status rekor dunia. Shauna menjelaskan bahwa hasil tersebut perlu melalui tahapan pelaporan dan pemeriksaan administrasi kepada World Aquatics, federasi akuatik internasional yang menangani pengakuan rekor.

“Memang untuk diakui sebagai rekor dunia harus melalui beberapa tahap pelaporan ke akuatik dunia dan sekarang sedang berproses,” katanya.

Proses pengesahan penting untuk memastikan seluruh ketentuan perlombaan telah dipenuhi, termasuk aspek teknis pertandingan dan pencatatan waktu. Apabila semua persyaratan dinyatakan lengkap, waktu 32,20 detik akan resmi menjadi rekor dunia renang master untuk 50 meter gaya dada putri usia 45-49 tahun di kolam 25 meter.

Kejuaraan master sendiri mempertemukan perenang dalam kelompok usia tertentu. Format ini memungkinkan kompetisi tetap berlangsung kompetitif bagi atlet yang terus aktif berenang setelah melewati kategori usia elite. Pembagian usia juga membuat capaian rekor memiliki konteks yang jelas dan dapat dibandingkan secara adil di level internasional.

Kesan Positif untuk Jakarta dan Venue GBK

Jakarta meninggalkan pengalaman yang kuat bagi Shauna. Kejuaraan tersebut menjadi kunjungan pertamanya ke ibu kota Indonesia, dan ia mengaku menikmati suasana pertandingan maupun fasilitas Stadion Akuatik GBK.

“Ini kali pertama saya ke Jakarta dan atmosfer perlombaannya begitu luar biasa. Saya pasti akan kembali ke Indonesia jika ada event renang master lagi di sini,” tuturnya.

Apresiasi dari peserta internasional tersebut memberi nilai tersendiri bagi penyelenggaraan 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026. Venue pertandingan tidak hanya menjadi tempat mencatat hasil, tetapi juga bagian penting dari pengalaman atlet yang datang dari berbagai negara untuk bersaing.

Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo, menyebut peluang terciptanya rekor dunia sudah terlihat dari ketatnya persaingan sepanjang kejuaraan. Baginya, momen tersebut terasa lebih istimewa karena rekor lahir di Stadion Akuatik GBK Senayan.

“Alhamdulillah ada sejarah tercipta pecah rekor dunia renang master di SEAA Masters ini, apalagi spesial banget pecahnya di Indonesia venue stadion akuatik GBK Senayan,” kata Harlin.

Ia menempatkan pencapaian Shauna sebagai tonggak baru bagi kompetisi renang master di Indonesia. Jakarta sebelumnya pernah menjadi saksi pecahnya rekor dunia pada kategori atlet elite ketika Asian Games 2018 berlangsung. Kini, kejuaraan master menambah babak baru dalam sejarah prestasi renang di venue tersebut.

“Pertama kali pecah rekor dunia renang master, kalau untuk atlet elit pecah rekor dunia sudah pernah di Asian Games 2018,” ujarnya.

Harapan untuk Rekor Berikutnya

Harlin berharap capaian Shauna tidak menjadi satu-satunya rekor dunia yang lahir dari kompetisi renang master di Indonesia. Ia melihat bahwa persaingan tetap sangat sengit, meski peserta bertanding dalam klasifikasi usia yang berbeda.

“Kami berharap pemecahan rekor dunia renang master ini bisa berulang lagi karena ini terasa istimewa yah walaupun renang master tapi persaingannya masih sangat sengit,” ucapnya.

Bagi para peserta dan penggemar olahraga akuatik, pencapaian di Jakarta menjadi pengingat bahwa olahraga kompetitif dapat terus menghadirkan target besar di setiap fase usia. Rekor 32,20 detik milik Shauna kini menjadi pusat perhatian sambil menunggu keputusan akhir dari World Aquatics.

Jika pengesahan selesai dan seluruh ketentuan terpenuhi, nama Krkalo Shauna Kathlee akan tercatat sebagai pemegang rekor dunia baru pada nomor 50 meter gaya dada putri kelompok umur 45-49 tahun untuk kolam 25 meter. Selain memperkaya perjalanan kariernya, hasil itu juga akan menjadi catatan bersejarah bagi penyelenggaraan renang master di Jakarta.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Shauna Kathlee Pecahkan Rekor Dunia Renang?

Shauna Kathlee Pecahkan Rekor Dunia Renang is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Shauna Kathlee Pecahkan Rekor Dunia Renang matter?

Shauna Kathlee Pecahkan Rekor Dunia Renang matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.