AMP
eksplorasiindonesia.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Sempat Melawan dan Dihalangi Keluarga, Pencuri Aksesori Tower Ditangkap di Makassar

Published · Updated · By Talia Aryani - eksplorasiindonesia.com

Foto : Talia Aryani - eksplorasiindonesia.com

Pencuri Aksesori Tower di Makassar Ditangkap, Sempat Melawan dan Dihalangi Keluarga

Eksplorasiindonesia.com – Sempat Melawan dan Dihalangi Keluarga, seorang pria berinisial HL (44) ditangkap polisi terkait dugaan pencurian aksesori tower telekomunikasi di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. HL diamankan Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto di rumahnya yang berada di Jalan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

Penangkapan tersebut dilakukan setelah polisi menerima laporan kehilangan perlengkapan jaringan telekomunikasi di sejumlah titik di Jeneponto. HL disebut telah masuk dalam daftar target operasi kepolisian sebelum akhirnya diamankan di Makassar.

Aksesori tower yang diduga diambil merupakan perangkat pendukung yang seharusnya dipasang pada infrastruktur telekomunikasi. Tidak terpasangnya perlengkapan itu disebut dapat membuat jaringan di lokasi pekerjaan belum bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Penangkapan HL Sempat Diwarnai Perlawanan

Proses penangkapan berlangsung tegang. Saat petugas mendatangi kediamannya, HL disebut sempat menolak dibawa untuk pemeriksaan dan melakukan perlawanan. Dalam situasi tersebut, sejumlah anggota keluarganya juga berupaya menghalangi petugas.

Meski sempat melawan dan dihalangi keluarga, polisi akhirnya berhasil menggiring HL keluar dari rumah dan membawanya menggunakan kendaraan menuju Polres Jeneponto. Petugas juga menunjukkan identitas yang menerangkan bahwa pria tersebut merupakan target operasi dalam perkara dugaan pencurian aksesori tower.

Setelah diamankan di kawasan Minasa Upa, Makassar, HL langsung dibawa ke Polres Jeneponto. Penyidik kemudian meminta keterangannya untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa, termasuk kemungkinan ada pihak lain yang terlibat.

Diduga Memanfaatkan Pekerjaan Pemasangan Tower

Dugaan pencurian aksesori tower ini terjadi di tiga kecamatan di Kabupaten Jeneponto, yaitu Kecamatan Bontoramba, Batang, dan Kelara. Polisi menduga HL memanfaatkan pekerjaannya sebagai pekerja pemasangan peralatan tower untuk membawa perangkat yang seharusnya dipasang di sejumlah lokasi tersebut.

Dantim Pegasus Resmob Polres Jeneponto, Aiptu Abdul Rasyad, mengatakan kasus tersebut mencakup tiga wilayah kecamatan di Jeneponto.

“Kasus pencurian aksesoris tower, yang dilakukan di Jeneponto tiga kecamatan. Kecamatan Bontoramba, Kecamatan Batang dan Kecamatan Kelara,” ujar Aiptu Abdul Rasyad.

Menurut polisi, HL dipercaya untuk memasang perangkat pendukung tower di sejumlah titik. Namun, perangkat yang diterimanya diduga tidak dipasang pada lokasi pekerjaan dan justru dibawa ke Makassar.

“Jadi itu beraksi itu disuruh pasang ternyata dia tidak pasang. Dia pekerja, pekerja tower. Jadi pada saat itu dia ambil itu alat tapi tidak di pasang,” katanya.

Perangkat pendukung tower memiliki peran penting dalam kesiapan jaringan telekomunikasi. Jika aksesori yang dibutuhkan tidak tersedia atau tidak dipasang, layanan jaringan di titik tersebut dapat terganggu dan belum dapat digunakan sesuai kebutuhan.

Kerugian Diperkirakan Rp4 Juta di Setiap Lokasi

Polisi memperkirakan kerugian dalam kasus dugaan pencurian aksesori tower itu mencapai sekitar Rp4 juta di setiap tempat kejadian perkara. Perkiraan tersebut berlaku untuk lokasi di Bontoramba, Batang, dan Kelara.

“Kerugian itu ditaksir sekitar Rp4 juta. Iya itu di masing-masing TKP,” katanya.

Selain kerugian material, hilangnya perangkat yang seharusnya digunakan dalam pemasangan tower juga berdampak pada kesiapan jaringan telekomunikasi. Artinya, dampak dugaan pencurian ini tidak hanya menyangkut nilai barang, tetapi juga fungsi infrastruktur komunikasi di wilayah tersebut.

Dalam pemeriksaan, penyidik mendalami alur penerimaan barang, penguasaan perangkat, serta tujuan akhir aksesori tower yang diduga dibawa oleh HL. Polisi masih menelusuri apakah barang tersebut masih disimpan, telah dipindahkan, atau sudah berpindah tangan.

Hingga kini, polisi belum memastikan apakah aksesori tower tersebut telah dijual. HL masih menjalani pemeriksaan di Polres Jeneponto, sementara penyidik terus mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara ini.

FAQ Pencurian Aksesori Tower di Jeneponto

Di mana terduga pelaku ditangkap?

HL ditangkap di kediamannya di Jalan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, lalu dibawa ke Polres Jeneponto untuk menjalani pemeriksaan.

Mengapa penangkapan berlangsung tegang?

Penangkapan disebut berlangsung tegang karena HL sempat melakukan perlawanan. Sejumlah anggota keluarga juga berusaha menghalangi petugas saat proses pengamanan berlangsung.

Di wilayah mana dugaan pencurian aksesori tower terjadi?

Dugaan pencurian terjadi di tiga kecamatan di Kabupaten Jeneponto, yakni Bontoramba, Batang, dan Kelara.

Berapa estimasi kerugian dalam perkara ini?

Kerugian diperkirakan sekitar Rp4 juta pada setiap lokasi kejadian. Polisi masih menelusuri keberadaan barang dan mendalami perkara tersebut.

Related Reading