AMP
eksplorasiindonesia.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

4 Musisi Cabut dari Tur Ed Sheeran usai Macklemore Dikeluarkan gegara Pro-Palestina

Published · Updated · By Citra Dewi - eksplorasiindonesia.com

Foto : Citra Dewi - eksplorasiindonesia.com

Empat Musisi Mundur dari Tur Ed Sheeran sebagai Bentuk Solidaritas untuk Macklemore

Eksplorasiindonesia.com – Rangkaian tur Ed Sheeran kembali menjadi sorotan setelah empat musisi memilih mengundurkan diri menyusul pencoretan Macklemore dari jadwal konser. Finneas, Aaron Rowe, Lukas Graham, dan grup folk Irlandia Beoga menyatakan tidak akan melanjutkan keterlibatan mereka dalam tur tersebut.

Keempat nama itu mengumumkan keputusan pada Selasa, 15 September 2026. Langkah mereka muncul tidak lama setelah Macklemore dipastikan tidak lagi tampil dalam sisa tur Amerika Serikat. Pengunduran diri tersebut menjadi pernyataan dukungan terhadap Macklemore, yang sebelumnya menyampaikan solidaritas bagi Palestina dan warga Gaza saat berada di atas panggung.

Polemik yang semula berfokus pada penampilan Macklemore kini berkembang menjadi isu lebih luas tentang ruang bagi musisi untuk menyatakan pandangan mereka mengenai perang, korban sipil, dan krisis kemanusiaan.

Finneas Batalkan Enam Jadwal Konser

Finneas termasuk musisi pertama yang menyampaikan keputusan mundur. Kakak Billie Eilish itu sebelumnya dijadwalkan menjadi penampil pembuka dalam enam konser Ed Sheeran di Amerika Selatan pada November 2026.

Melalui unggahan di media sosial, Finneas menyampaikan bahwa ia tidak ingin seniman dibungkam ketika berbicara mengenai kelompok yang tertindas. Ia juga menegaskan posisinya terhadap Palestina.

“Artists must not be silenced when they speak up for the oppressed. I have decided to withdraw from my upcoming tour dates with Ed Sheeran. I stand with Palestine and its people,” tulis Finneas.

Pernyataan itu memperjelas alasan ia menarik diri dari agenda tur yang telah direncanakan. Bagi Finneas, pengeluaran Macklemore dari rangkaian konser tersebut menjadi persoalan yang tidak dapat dipisahkan dari kebebasan berekspresi seorang artis.

Aaron Rowe Akui Keputusan Tidak Mudah

Setelah Finneas, Aaron Rowe juga menyatakan tidak akan tampil dalam 10 konser tersisa di Amerika Utara. Rowe mengakui bahwa pilihannya bukan keputusan sederhana karena ia memiliki kedekatan pribadi dengan Ed Sheeran serta menghargai kesempatan yang pernah diterimanya.

“Saya tidak mengambil keputusan ini dengan ringan. Ed telah menjadi teman bagi saya dan telah mengubah hidup saya, saya tidak akan pernah bisa cukup berterima kasih untuk itu,” tulis Rowe.

Meski menyampaikan apresiasi kepada Ed Sheeran, Rowe tetap memutuskan mundur. Ia turut menyinggung sejarah Irlandia sebagai hal yang membentuk pandangannya terhadap penderitaan rakyat Palestina dan pentingnya mengambil sikap.

Keputusan Rowe menunjukkan bahwa pengunduran diri dari tur ini bukan sekadar perubahan jadwal penampilan. Bagi para musisi yang terlibat, langkah tersebut diposisikan sebagai sikap personal terhadap isu kemanusiaan yang sedang diperdebatkan secara luas.

Beoga Lepas Kesempatan Tampil di Stadion

Beoga turut meninggalkan tur Ed Sheeran. Grup tradisional asal Irlandia itu memiliki peran berbeda dari sejumlah penampil pembuka karena mereka juga pernah menjadi bagian dari pertunjukan langsung Ed Sheeran.

Band tersebut menyebut pengalaman bermain di stadion besar sebagai kesempatan yang sangat berarti. Namun, mereka memilih tidak melanjutkan partisipasi sebagai bentuk solidaritas setelah Macklemore dicoret dari jadwal.

“Kami adalah band tradisional Irlandia yang tidak pernah membayangkan akan bermain di stadion sebesar itu dan kesempatan tersebut tidak kami anggap remeh,” tulis Beoga.

“Kami percaya pada dialog sebagai cara untuk memperjuangkan nasib rakyat Palestina,” lanjut mereka.

Dengan sikap itu, Beoga menjadi salah satu pihak yang secara terbuka mengaitkan pengunduran diri mereka dengan keinginan untuk mendukung dialog dan perhatian terhadap kondisi rakyat Palestina.

Lukas Graham Soroti Korban Sipil dan Anak-Anak

Lukas Graham menjadi musisi keempat yang mengumumkan pengunduran diri. Vokalis Lukas Forchhammer menempatkan isu ini dalam konteks yang lebih luas, yakni hak untuk membicarakan perang dan dampaknya terhadap masyarakat sipil.

“Kita seharusnya bisa berbicara tentang perang, tentang warga sipil yang terbunuh, tentang anak-anak yang layak untuk tumbuh. Di mana pun mereka tinggal. Bendera apa pun yang berkibar di atas mereka,” tulis Forchhammer.

Pernyataan tersebut menekankan bahwa perhatian terhadap keselamatan warga sipil dan masa depan anak-anak tidak seharusnya dibatasi oleh identitas, negara, maupun simbol politik. Lukas Graham pun tidak lagi menjadi bagian dari tur Ed Sheeran yang sebelumnya telah dijadwalkan.

Kontroversi Bermula dari Penampilan Macklemore

Perkembangan ini berkaitan dengan penampilan Macklemore di MetLife Stadium, New Jersey, pada 4 September 2026. Saat tampil, ia menyampaikan dukungan kepada masyarakat Gaza dan menyerukan “Free Palestine”.

Ucapan tersebut memicu penolakan dari sejumlah pihak. Israeli American Council membuat petisi yang meminta agar Macklemore dikeluarkan dari tur Ed Sheeran. Sejumlah venue juga dikabarkan menyatakan keberatan atas keterlibatan rapper tersebut dalam pertunjukan berikutnya.

Macklemore kemudian dikeluarkan dari sisa jadwal tur Amerika Serikat. Ed Sheeran menegaskan bahwa pencoretan itu bukan keputusan yang ia buat sendiri. Keputusan tersebut datang dari promotor dan pihak venue.

Keluarnya empat musisi lain menciptakan dampak lanjutan bagi rangkaian tur yang awalnya telah memiliki susunan penampil pendukung. Selain perubahan pada agenda konser, situasi ini memperlihatkan bagaimana pernyataan publik dari seorang artis dapat memengaruhi hubungan profesional, jadwal pertunjukan, serta percakapan publik di sekeliling sebuah tur besar.

Finneas, Aaron Rowe, Beoga, dan Lukas Graham kini mengambil posisi yang sama: tidak melanjutkan keterlibatan mereka dalam tur Ed Sheeran sebagai solidaritas bagi Macklemore dan dukungannya terhadap Palestina.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is 4 Musisi Cabut dari Tur Ed Sheeran?

4 Musisi Cabut dari Tur Ed Sheeran is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does 4 Musisi Cabut dari Tur Ed Sheeran matter?

4 Musisi Cabut dari Tur Ed Sheeran matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.