Pramono Pertimbangkan CFD di Hari Sabtu dan Minggu, tapi Tak Bisa di 2 Lokasi Bersamaan
Jakarta Kaji Car Free Day Tambahan pada Sabtu
Eksplorasiindonesia.com – Pemerintah Provinsi Jakarta tengah menelaah kemungkinan memperluas pelaksanaan Car Free Day (CFD) menjadi dua hari setiap pekan, yakni Sabtu dan Minggu. Gubernur Jakarta Pramono Anung menyatakan usulan tersebut sedang dikaji secara serius setelah disampaikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (LH).
Rencana itu membuka peluang bagi warga untuk menikmati ruang jalan yang lebih ramah bagi pejalan kaki, pesepeda, dan aktivitas olahraga pada akhir pekan. Namun, penambahan hari CFD tidak serta-merta dapat diterapkan di seluruh kawasan yang selama ini digunakan secara bersamaan pada Minggu pagi.
Pramono menyampaikan hal tersebut saat berada di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, dikutip pada Senin, 14 September 2026. Ia menegaskan bahwa pertimbangan utama Pemprov Jakarta adalah menjaga kelancaran kegiatan masyarakat dan usaha yang masih berjalan pada hari Sabtu.
“Saya mengkaji secara serius usulan Bapak Menteri Lingkungan Hidup untuk Sabtu-Minggu,” kata Pramono.
Dua Kawasan CFD Minggu Tidak Bisa Ditutup Bersamaan pada Sabtu
Saat ini, CFD Jakarta digelar setiap Minggu pagi di dua titik. Kawasan tersebut mencakup koridor Jalan Sudirman-MH Thamrin serta Jalan Rasuna Said. Kedua lokasi itu selama ini menjadi ruang publik sementara ketika lalu lintas kendaraan dibatasi untuk kegiatan Car Free Day.
Untuk hari Sabtu, Pemprov Jakarta menilai penutupan di dua tempat sekaligus akan sulit dilakukan. Akhir pekan bukan berarti seluruh aktivitas di kawasan pusat bisnis berhenti. Sejumlah kantor masih beroperasi, sementara hotel dan pertokoan tetap melayani pengunjung.
Karena itu, pilihan yang sedang dipertimbangkan adalah membuka CFD Sabtu hanya di salah satu kawasan. Langkah tersebut diharapkan dapat memberi tambahan ruang aktivitas warga tanpa menciptakan gangguan berlebihan bagi akses menuju perkantoran, pusat perdagangan, maupun fasilitas akomodasi.
“Kalau kemudian hari Sabtu kedua-duanya, apakah itu yang diatur oleh pemerintah pusat di Rasuna Said dan apa, di Sudirman-Thamrin ini, tentunya nggak bisa dua-duanya,” ucap dia.
Pramono menjelaskan bahwa kepentingan pelaku usaha dan masyarakat yang membutuhkan akses ke lokasi-lokasi tersebut menjadi bagian dari kajian. Pengaturan CFD perlu mempertimbangkan bukan hanya penggunaan jalan, tetapi juga mobilitas pekerja, tamu hotel, pelanggan toko, hingga kendaraan yang mendukung operasional kawasan.
“Harus salah satu, karena kami juga nggak ingin kantor-kantor yang masuk, kemudian juga hotel, pertokoan terganggu untuk itu,” sambungnya.
Penentuan Lokasi Akan Diputuskan Dalam Waktu Dekat
Pemprov Jakarta belum menetapkan apakah CFD Sabtu nantinya akan ditempatkan di Jalan Sudirman-MH Thamrin atau Jalan Rasuna Said. Penentuan lokasi akan dilakukan setelah pemerintah menyelesaikan penilaian mengenai dampak terhadap aktivitas warga dan kegiatan ekonomi di sekitar jalur tersebut.
Kajian ini penting karena karakter kedua kawasan tidak sepenuhnya sama. Sudirman-MH Thamrin dikenal sebagai salah satu koridor utama Jakarta yang menghubungkan beragam pusat kegiatan, sedangkan Rasuna Said juga menjadi kawasan dengan mobilitas tinggi dan aktivitas perkantoran yang padat. Pengaturan satu jalur pada Sabtu memungkinkan pemerintah menguji pelaksanaan tambahan CFD dengan dampak yang lebih terkendali.
Bagi masyarakat, keputusan tersebut nantinya akan menentukan pilihan lokasi akhir pekan untuk berolahraga, berjalan kaki, bersepeda, atau menikmati kegiatan ruang publik. Sementara bagi pengguna jalan dan pelaku usaha, kejelasan lokasi serta jadwal diperlukan agar perjalanan dan kegiatan operasional dapat disesuaikan sejak awal.
“Kami akan putuskan dalam waktu dekat ini mana yang kemudian kami buka untuk Car Free Day misalnya kalau memang harus ada sampai dengan hari Sabtu. Nah itu yang kami kaji,” ucap dia.
CFD pada dasarnya menghadirkan pembatasan kendaraan di ruas jalan tertentu dalam periode waktu yang telah ditetapkan. Dalam konteks rencana Sabtu-Minggu, pemerintah perlu menyeimbangkan tujuan penyediaan ruang publik dengan kebutuhan akses transportasi dan kelangsungan aktivitas ekonomi di area terdampak.
Belum ada keputusan final terkait jadwal maupun titik pelaksanaan CFD Sabtu. Warga yang ingin memanfaatkan kegiatan tersebut masih perlu menunggu pengumuman resmi Pemprov Jakarta mengenai lokasi yang dipilih serta pengaturan teknis yang akan diterapkan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Pramono Pertimbangkan CFD di Hari Sabtu?Pramono Pertimbangkan CFD di Hari Sabtu is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Pramono Pertimbangkan CFD di Hari Sabtu matter?Pramono Pertimbangkan CFD di Hari Sabtu matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.