Disambut Pedang Pora, AKBP Aris Resmi Jabat Kapolres Aceh Timur Gantikan AKBP Irwan
Disambut Pedang Pora, AKBP Aris Pimpin Polres Aceh Timur
Eksplorasiindonesia.com – Disambut Pedang Pora AKBP Aris Cai Dwi Susanto resmi memulai tugas sebagai Kapolres Aceh Timur pada Sabtu, 12 September 2026. Kehadirannya di Mapolres Aceh Timur menandai pergantian kepemimpinan dari AKBP Irwan Kurniadi, sekaligus menjadi awal tanggung jawab baru dalam menjaga pelayanan kepolisian bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Rangkaian penyambutan berlangsung dengan nuansa kedinasan dan adat setempat. Prosesi itu tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada pejabat baru, tetapi juga memperlihatkan kesinambungan tugas serta semangat kebersamaan di lingkungan Polres Aceh Timur.
Prosesi Tepung Tawar dan Pedang Pora
Acara diawali dengan tepung tawar yang dipimpin Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Kabupaten Aceh Timur, Waled Taher. Tepung tawar diberikan kepada AKBP Aris Cai Dwi Susanto dan Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Timur, Anita Aris Cai, sebagai bagian dari penyambutan kedatangan mereka.
Setelah itu, AKBP Aris menerima penghormatan dari jajaran personel sebelum melintasi lorong Pedang Pora. Sebanyak 15 perwira membentuk barisan kehormatan dalam tradisi tersebut. Disambut Pedang Pora AKBP Aris menjadi salah satu penanda resmi dimulainya masa kepemimpinan baru di Polres Aceh Timur.
Dalam lingkungan kepolisian, Pedang Pora dikenal sebagai tradisi penghormatan yang kerap hadir pada momentum penting. Di Aceh Timur, prosesi ini menggambarkan penghargaan terhadap pejabat yang menerima amanah baru, sekaligus menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan melalui peralihan kepemimpinan yang tertib.
“Tradisi Pedang Pora bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol penghormatan, kesinambungan kepemimpinan, dan komitmen untuk melanjutkan pengabdian Polri kepada masyarakat Aceh Timur,” kata Kasi Humas Polres Aceh Timur AKP Hardi, Sabtu (12/9/2026).
Apel Bersama di Lapangan Sarja Arya Racana
Usai prosesi penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan apel bersama di Lapangan Apel Sarja Arya Racana. Seluruh personel Polres Aceh Timur mengikuti apel tersebut sebagai bagian dari rangkaian serah terima kepemimpinan antara pejabat lama dan pejabat baru.
Apel bersama menjadi kesempatan bagi jajaran untuk mendengar pesan dari kedua pimpinan. AKBP Irwan Kurniadi menyampaikan capaian selama menjalankan tugas sebagai Kapolres Aceh Timur. Ia menekankan bahwa berbagai hasil yang diraih tidak terlepas dari kerja sama seluruh personel dan keluarga besar Polres Aceh Timur.
Menurut AKBP Irwan, semangat tim dan sinergi menjadi unsur penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Pesan itu juga menunjukkan bahwa pergantian jabatan bukanlah akhir dari program yang telah berjalan, melainkan kelanjutan upaya untuk menjaga keamanan, pelayanan, dan komunikasi dengan warga.
Bagi jajaran kepolisian, pergantian pimpinan menjadi momentum untuk mempertahankan capaian yang baik sekaligus memperkuat bagian yang masih perlu ditingkatkan. Kesinambungan kerja diperlukan agar tugas pelayanan publik tidak terganggu dan masyarakat tetap memperoleh respons yang dibutuhkan.
Komitmen AKBP Aris untuk Masyarakat Aceh Timur
Dalam awal masa tugasnya, AKBP Aris Cai Dwi Susanto menyatakan siap melanjutkan program-program yang telah dijalankan sebelumnya. Ia juga berkomitmen membangun Polres Aceh Timur yang semakin dekat dengan masyarakat serta lebih responsif terhadap persoalan yang muncul di tengah warga.
“Kepercayaan ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan integritas. Kami ingin membangun Polres Aceh Timur yang semakin dekat dengan masyarakat dan responsif terhadap setiap persoalan,” kata AKBP Aris.
Komitmen tersebut menempatkan integritas sebagai dasar dalam menjalankan amanah. Pelayanan kepolisian memiliki hubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat, baik dalam penerimaan pengaduan, penanganan persoalan keamanan, maupun komunikasi antara warga dan aparat di lapangan.
Disambut Pedang Pora AKBP Aris bukan sekadar rangkaian seremoni pergantian jabatan. Momentum itu juga mencerminkan harapan agar kepemimpinan baru dapat meneruskan pengabdian Polri, menjaga kerja sama internal, dan meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat Aceh Timur.
FAQ Seputar Kapolres Aceh Timur Baru
Siapa Kapolres Aceh Timur yang baru?
AKBP Aris Cai Dwi Susanto resmi menjabat sebagai Kapolres Aceh Timur, menggantikan AKBP Irwan Kurniadi.
Kapan AKBP Aris mulai bertugas sebagai Kapolres Aceh Timur?
AKBP Aris mulai menjalankan tugasnya pada Sabtu, 12 September 2026, yang ditandai dengan rangkaian penyambutan dan apel bersama di Polres Aceh Timur.
Apa makna tradisi Pedang Pora dalam penyambutan tersebut?
Tradisi Pedang Pora menjadi simbol penghormatan, kesinambungan kepemimpinan, dan komitmen untuk melanjutkan pelayanan Polri kepada masyarakat Aceh Timur.
Apa fokus awal kepemimpinan AKBP Aris?
AKBP Aris menyatakan akan melanjutkan program yang sudah berjalan serta mendorong Polres Aceh Timur agar lebih dekat dan responsif terhadap persoalan masyarakat.