AMP
eksplorasiindonesia.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Siap-Siap! Tiket Masuk Ragunan bakal Naik, Pramono Ungkap Ada Usulan jadi Rp10.000

Published · Updated · By Thomas Garcia - eksplorasiindonesia.com

Foto : Thomas Garcia - eksplorasiindonesia.com

Siap Siap Tiket Masuk Ragunan Naik Jadi Rp10.000

Eksplorasiindonesia.com – Warga Jakarta yang menjadikan Taman Margasatwa Ragunan sebagai tujuan rekreasi akhir pekan kini menghadapi perubahan tarif yang cukup signifikan. Gubernur DKI Pramono Anung mengonfirmasi bahwa penyesuaian harga masuk—dari Rp4.000 menjadi Rp10.000 untuk dewasa, dan dari Rp3.000 menjadi Rp7.500 untuk anak—sudah memasuki tahap finalisasi. Dengan kata lain, siap siap tiket masuk Ragunan yang baru akan mengubah secara drastis biaya kunjungan keluarga ke kebun binatang tersebut.

Pernyataan itu disampaikan di Balai Kota pada Senin (7/9/2026). Pramono menegaskan bahwa keputusan akhir memang belum ditandatangani, tetapi prosesnya sudah berada di ambang penetapan.

"Jadi tiket Ragunan segera akan saya putuskan, memang belum diputuskan."

Ia kemudian mengulang poin inti usulan tarif baru, menekankan bahwa angka Rp10.000 untuk pengunjung dewasa sudah masuk dalam pertimbangan resmi pemerintah provinsi dan akan segera diputuskan.

Latar Belakang dan Dampak Ekonomi

Taman Margasatwa Ragunan merupakan satu-satunya kebun binatang milik pemerintah provinsi di Jakarta. Selama puluhan tahun, fasilitas ini berfungsi sebagai ruang edukasi satwa sekaligus wahana rekreasi keluarga bagi jutaan warga ibu kota. Tarif yang berlaku saat ini telah bertahan cukup lama tanpa penyesuaian berarti, sementara biaya operasional, perawatan satwa, dan pemeliharaan infrastruktur terus meningkat dari tahun ke tahun.

Jika disahkan, lonjakan dari Rp4.000 ke Rp10.000 akan menjadi penyesuaian terbesar dalam sejarah pengelolaan Ragunan. Bagi keluarga dengan dua dewasa dan dua anak, biaya kunjungan melonjak dari sekitar Rp14.000 menjadi Rp35.000 per kunjungan—perbedaan yang cukup terasa bagi rumah tangga berpenghasilan menengah ke bawah.

Posisi DPRD DKI dan Syarat Peningkatan Layanan

Di tingkat legislatif, wacana penyesuaian tarif ini ternyata bukan hal baru. Ketua Komisi C DPRD DKI, Dimaz Raditya, menyatakan bahwa pembahasan telah berlangsung sejak tahun sebelumnya dan tidak pernah menjadi titik perselisihan antara eksekutif dan legislatif. DPRD justru mendorong agar keputusan diambil lebih cepat.

"Wacana ini sudah ada sejak tahun lalu dan sudah cukup lama, tetapi belum ada perkembangan. Makanya kami mendorong supaya ini bisa dipercepat."

Dimaz menambahkan bahwa secara ekonomi, tarif maksimal Rp10.000 masih berada dalam jangkauan daya beli masyarakat Jakarta. Ia membandingkan angka tersebut dengan biaya masuk berbagai destinasi wisata lain di ibu kota maupun luar kota, yang umumnya jauh lebih tinggi.

"Kalau kita lihat dari pendapatan masyarakat Jakarta, seharusnya nggak mempengaruhi. Saya harap dengan tarif Rp10.000 itu masih ramah di kantong kalau kita bandingkan dengan wisata-wisata lain."

Walaupun tidak memblokir usulan, Dimaz menempelkan satu syarat penting: setiap rupiah tambahan yang dibayarkan pengunjung harus dijawab dengan peningkatan nyata dalam kualitas pelayanan—mulai dari kebersihan kandang, ketersediaan area bermain anak, kemudahan aksesibilitas, hingga program edukasi satwa yang lebih interaktif. Selama beberapa tahun terakhir, sejumlah pengunjung dan pegiat lingkungan kerap menyoroti kondisi infrastruktur di kawasan Ragunan, termasuk area parkir yang terbatas dan fasilitas sanitasi yang belum memadai. Jika tarif baru diberlakukan tanpa perbaikan proporsional, risiko resistensi publik cukup besar.

Bagi pengelola, tambahan pendapatan berpotensi membuka ruang anggaran untuk rehabilitasi kandang, pengadaan pakan satwa berkualitas, serta pengembangan zona edukasi baru. Transparansi dalam alokasi dana tambahan akan menjadi sorotan utama masyarakat.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kenaikan Tarif

Kapan tarif baru berlaku? Pramono menyatakan keputusan akan diambil dalam waktu dekat, tetapi tanggal efektif belum diumumkan secara resmi. Pengunjung disarankan memantau pengumuman resmi Pemprov DKI sebelum merencanakan kunjungan.

Apakah ada diskon untuk kelompok besar atau sekolah? Hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai skema diskon khusus. Jika tarif baru disahkan, detail kebijakan kelompok kemungkinan akan dirilis bersamaan dengan pengumuman tarif.

Apakah kenaikan ini sudah final? Belum. Pramono secara eksplisit menyebut bahwa keputusan akhir belum ditandatangani, meskipun prosesnya berada di tahap penentuan dan usulan Rp10.000 sudah masuk dalam pertimbangan resmi.

Related Reading